Tampilkan postingan dengan label Esai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Esai. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

“Look at me and follow me…”

“Look at me and follow me…”

Kepuasan memang tak akan pernah habis, keinginan untuk dikenang atau eksistensi merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh manusia. Tidak terlepas dari itu organisasi-organisasi politik mulai melaksanakan political marketing. Political marketing merupakan variasi dari kebijakan komunikasi pemasaran untuk mempromosikan seorang atau proyek politik dengan menggunakan model teknik pemasaran komersial sebagai mewakili seperangkat metode yang dapat digunakan oleh organisasi-organisasi politik untuk pencapaian tujuan dalam hal program politik atau dalam memengaruhi perilaku para calon pemilih dengan melakukan propaganda, dengan adanya political marketing diharapkan masyarakat dapat terpengaruhi dan dapat memenuhi isi otak masyarakat terhadap kiasan atau slogan yang diberikan oleh organisasi-organisasi politik.

Nama Saya Erio!

Nama Saya Erio!

Nama saya Erio!. Kenapa saya memilih itu sebagai judul? Itu diinspirasi dari Judul Film “My Name is Khan”. Nama lengkap saya Erio Rizqi Probo Nugroho yang bisa dipanggil Erio. Saya berasal dari Desa Karang RT 14/RW 04, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Disana tentunya saya masih tinggal bersama Orang Tua saya dan tiga orang kakak saya.
Saya memiliki kepribadian yang unik. Kalau orang sekarang sering menyebutnya “Moody”. Jika menurut saya, “Moody” itu perasaan seseorang yang rentan atau sangat peka mengalami perubahan jika ada pemicu yang dapat membuat seseorang merasa sangat bersemangat atau malah sebaliknya. Jika pandangan Moody itu seperti itu, begitulah sedikit gambaran tentang kepribadian saya.

Selasa, 25 September 2012

Dinding Kota Sarana Informasi dan Komunikasi bagi Pendidikan Anak di Era Urban Attack

Sudah sejak lama sebutan dinding “tidaklah asing” terdengar di telinga kita. Mengapa saya katakan “tidaklah asing”? karena dinding merupakan suatu struktur padat yang membatasi dan kadang melindungi suatu area. Umumnya, dinding membatasi suatu bangunan dan menyokong struktur lainnya, membatasi ruang dalam bangunan menjadi ruangan-ruangan, atau melindungi atau membatasi suatu ruang di alam terbuka. Tiga jenis utama dinding struktural adalah dinding bangunan, dinding pembatas (boundary), serta dinding penahan (retaining). Dinding bangunan memiliki dua fungsi utama, yaitu menyokong atap dan langit-langit, membagi ruangan, serta melindungi terhadap intrusi dan cuaca. Dinding penahan berfungsi sebagai penghadang gerakan tanah, batuan, atau air dan dapat berupa bagian eksternal ataupun internal suatu bangunan. Dinding pembatas mencakup dinding privasi, dinding penanda batas, serta dinding kota. Dinding jenis ini kadang sulit dibedakan dengan pagar. Akan tetapi, pada beberapa periode tahun belakangan ini dinding kota sudah menjadi life style sebagian masyarakat urban. Dinding menjadi salah satu sarana kreasi anak-anak remaja dengan coretan pilox mereka. Hampir sudah tidak ada lagi tembok putih bersih yang tak terjamah untuk kepentingan masyarakat urban.